Profil Emiten: PT Baramulti Suksessarana Tbk. (IDX: BSSR)

Profil Emiten PT Baramulti Suksessarana Tbk. (IDX BSSR) investasimu.com

Foto: Baramulti Suksessarana             

Investasimu.com. PT Baramulti Suksessarana Tbk. (IDX: BSSR) didirikan pada tanggal 31 Oktober 1990 berdasarkan Akta No. 68 dari Notaris H.A. Kadir Usman, S.H dan memulai kegiatan usahanya sebagai agen pemasaran dan perdagangan PT Tambang Batubara Bukit Asam. Seiring dengan berkembangnya usaha, perluasan ruang lingkup usaha ke bidang pertambangan batu bara dilakukan Perseroan dengan mengakuisisi PT Antang Gunung Meratus (AGM) pada tahun 1995. Aktivitas eksplorasi batu bara AGM dimulai di tahun 1999, sedangkan kegiatan produksi batu bara Perseroan mulai dijalankan secara komersial di tahun 2011.

Hingga saat ini, luas konsesi tambang batu bara yang dimiliki Perseroan dan AGM mencapai 24.518 Ha, tersebar di 5 kabupaten di Pulau Kalimantan, yaitu Kutai Kartanegara, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Tengah, dan Hulu Sungai Selatan. Per 31 Desember 2020, konsesi tambang batu bara tersebut telah menghasilkan batu bara sebanyak 10,58 juta MT yang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta diekspor ke beberapa negara Asia, seperti India, Tiongkok, Korea Selatan, Thailand, Filipina, Vietnam, Jepang, dan Taiwan.

Identitas Umum Perusahaan

NamaPT Baramulti Suksessarana Tbk
KodeBSSR
Alamat KantorGrha Baramulti Lantai 3, Jl. Suryopranoto No. 2, KOmplek Harmoni Plaza Blok A-8, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat 10130, Indonesia
Alamat Emailcorsec@bssr.co.id
Situswww.bssr.co.id
Telepon(021)63853228 / (021)63851334
Faks(021)63851334
NPWP01.539.698.9-054.000
Tanggal IPO08 Nov 2012
Bidang Usaha UtamaBergerak dalam Bidang Usaha Pertambangan Batubara
SektorEnergi
Sub SektorMinyak, Gas, dan Batu Bara
IndustriBatu Bara
Sub IndustriProduksi Batu Bara

Data Pemegang Saham (30 Juni 2021)


NoPemegang SahamPersentase
1PT Wahana Sentosa Cemerlang50%
2Tata Power International Pte Ltd26%
3GS Energy Corporation9,74%
4PT GS Global Resources5%
5Publik9,26%

Data Fundamental Perusahaan



Ikhtisar Pergerakan Harga Saham

Konsensus

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama