Sekilas IPO PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR)

IPO Saham MKTR


Foto: Menthobi Karyatama Raya 

Investasimu.com. PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (IDX: MKTR) melalui entitas anaknya, PT Menthobi Makmur Lestari, memiliki perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahannya. Areal perkebunan berlokasi di Desa Kujan dan Guci, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan luas areal sesuai izin lokasi seluas ± 12.000 hektar. Grup Perseroan juga memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas 30 ton TBS/jam.  

Data IPO Saham MKTR

Data jumlah saham yang ditawarkan, harga IPO, dan total perkiraan dana IPO disajikan dalam tabel berikut.

Informasi Keterangan
Jumlah Saham IPO Sebanyak-banyaknya sebesar 2.500.000.000 lembar saham baru yang merupakan saham biasa atas nama (20,83% dari modal).
Nilai Nominal Rp10 per saham.
Harga IPO Rp100 sampai dengan Rp150.
Total Hasil IPO Sebanyak-banyaknya sebesar Rp375.000.000.000,00

Bersamaan IPO, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 2.500.000.000 atau sebanyak-banyaknya 26,32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Setiap pemegang 1 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 waran dimana setiap 1 (satu) waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli 1 (satu) Saham Baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portapel (Rasio Warran 1:1).

Perseroan juga akan mengalokasikan sebesar-besarnya 0,60% dari Saham Yang Ditawarkan pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan (ESA) yaitu sebanyak-banyaknya 15.000.000 saham, dengan Harga Pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran. Perseroan juga menyetujui Program Opsi Kepemilikan Saham kepada Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Plan - MESOP) dengan jumlah sebanyak sebesar-besarnya 10% atau sejumlah sebanyak-banyaknya 950.000.000 saham biasa atas nama dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan sebelum Penawaran Umum, pelaksanaan konversi Waran Seri I dan MESOP. 

Adapun Penjamin Pelaksana Emisi Efek atas IPO Saham MKTR ini yaitu Danatama Makmur Sekuritas (II).

Jadwal IPO Saham MKTR

Jadwal perkiraan IPO Saham MKTR yaitu sebagai berikut:

Masa Penawaran Awal : 17 Oktober 2022 – 24 Oktober 2022

Tanggal Efektif : 27 Oktober 2022

Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 28 Oktober 2022 – 2 November 2022

Tanggal Penjatahan : 2 November 2022

Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 3 November 2022

Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I Pada Bursa Efek Indonesia : 4 November 2022

Periode Perdagangan Waran Seri I : 4 November 2022 – 29 Oktober 2025

Periode Pelaksanaan Waran Seri I : 12 Mei 2023 – 31 Oktober 2025

Jadwal IPO Saham MKTR dan IPO perusahaan lainnya dapat Anda akses melalui Kalender IPO.

Susunan Pengurus 

Susunan pengurus Saham MKTR yang meliputi Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Muhammad Rocky Masyhur

Komisaris Independen : Bambang Widodo

Direksi

Direktur Utama : Harry Mohamad Nadir

Direktur : Wawan Sulistyawan

Direktur : Bambang Laksanawan

Direktur : Mohammad Arief Pahlevi Pangerang 

Sementara itu, susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan sesudah IPO ditunjukkan pada gambar berikut.

Pemegang Saham Menthobi Karyatama Raya

Rencana Penggunaan Dana IPO

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk:

1. Sekitar 95,01% (sembilan puluh lima koma nol satu persen) akan digunakan untuk penyertaan saham, yaitu:

  • Sekitar 6,67% (enam koma enam tujuh persen) kepada PT Menthobi Hijau Lestari (“MHL”) yang selanjutnya akan digunakan untuk: (i) Sekitar 5,00% (lima persen) akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pengelolaan limbah menjadi pupuk untuk menunjang kegiatan usaha MHL dan (ii) Sekitar 1,67% (satu koma enam tujuh persen) akan digunakan untuk modal kerja, yaitu perawatan sarana dan prasarana operasional terkait pengelolaan dan pengolahan limbah kelapa sawit dan pembelian aset pendukung untuk pengelolaan dan pengolahan limbah kelapa sawit.
  • Sekitar 1,67% (satu koma enam tujuh persen) kepada PT Menthobi Agro Raya (“MAR”)yang selanjutnya digunakan untuk modal kerja, yaitu perawatan sarana dan prasarana operasional terkait pembibitan kelapa sawit dan pembelian bibit kelapa sawit.
  • Sekitar 1,67% (satu koma enam tujuh persen) kepada Menthobi Transtitian Raya (“MTR”) yang selanjutnya digunakan untuk modal kerja, yaitu perawatan sarana dan prasarana operasional terkait kegiatan usaha MTR dan pembelian sarana transportasi dan alat berat.
  • Sekitar 85,00% (delapan puluh lima persen) kepada PT Menthobi Makmur Lestari (“MMAL”) yang selanjutnya akan digunakan untuk: (i) Sekitar 5,00% (lima persen) akan digunakan untuk pembangunan fasilitas water management untuk menunjang kegiatan usaha MMAL; (ii) Sekitar 58,33% (lima puluh delapan koma tiga tiga persen) akan digunakan untuk perluasan lahan perkebunan melalui pembebasan lahan di area izin lokasi MMAL. Lahan-lahan di sekitar wilayah kebun MMAL yang dimaksud merupakan perluasan lahan tanaman baru yang mencapai 1.200 Ha; (iii) Sekitar 6,67% (enam koma enam tujuh persen) akan digunakan untuk penyempurnaan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit seperti maintenance, perbaikan stasiun utama dan stasiun pendukung beserta sarana penunjangnya yang akan dilakukan MMAL sejalan dengan meningkatnya produksi Tandan Buah Segar MMAL maupun dari pihak ketiga; (iv) Sekitar 3,33% (tiga koma tiga tiga persen) akan digunakan untuk modal kerja, yaitu pembelian Tanda Buah Segar dan pupuk, dan perbaikan dan perawatan sarana dan prasarana di operasional perkebunan; dan (v) Sekitar 11,67% (sebelas koma enam tujuh persen) akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang Bank.

2. Sekitar 4,99% (empat koma sembilan sembilan persen) akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, yaitu:

  • pembiayaan kegiatan operasional Perseroan; dan
  • pembelian Tandan Buah Segar (TBS) dari pihak ketiga.

Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari Pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja dan kebutuhan operasional Perseroan.

Laporan Keuangan Saham MKTR Kuartal I 2022

Perseroan berhasil membukukan peningkatan kinerja di sepanjang kuartal pertama di tahun 2022. Pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp205,1 miliar, tumbuh jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp100,5 miliar. Secara keseluruhan, Perseroan berhasil membukukan laba tahun berjalan sebelum efek penyesuaian laba merging entities yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp9,1 miliar, meningkat jika dibandingkan raihan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat rugi sebesar Rp76,5 juta. EPS Perseroan hingga Maret 2022 tercatat sebesar Rp0,97. 

Per 31 Maret 2022, Perseroan tercatat memiliki total aset sebesar Rp628,4 miliar, turun jika dibandingkan total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp649 miliar. Total liabilitas Perseroan juga turun menjadi sebesar Rp433,6 miliar. Dus, ekuitas Perseroan menjadi sebesar Rp194,7 miliar, meningkat jika dibandingkan nilai per 31 Desember 2021 yang tercatat sebesar Rp185,5 miliar.

Dari sisi arus kas, hingga 31 Maret 2022 Perseroan membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp6,5 miliar, arus kas bersih dari aktivitas investasi sebesar (Rp10,5 miliar), dan arus kas bersih dari aktivitas pendanaan sebesar (Rp18,6 miliar). Dengan demikian terdapat penurunan kas dan setara kas sebesar Rp22,6 miliar dan saldo kas dan setara kas Perseroan per tanggal 31 Maret 2022 tercatat sebesar Rp27,1 miliar.

Kebijakan Dividen Saham MKTR

Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan merencanakan untuk membayar dividen tunai setiap tahun mulai tahun buku 2023 sebesar-besarnya sejumlah 20% yang juga dikaitkan dengan, antara lain keuntungan atau saldo laba positif yang didapat pada tahun fiskal serta kewajiban Perseroan untuk mengalokasikan dana cadangan sesuai dengan aturan yang berlaku dan kondisi keuangan Perseroan. Selain itu, tingkat pertumbuhan Perseroan ke depan juga merupakan pertimbangan penting dalam pembagian dividen. Semua hal tersebut secara keseluruhan diharapkan dapat selaras dengan tujuan Perseroan untuk memaksimalkan nilai Pemegang Saham jangka panjang.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama