Sekilas IPO PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ)

IPO Saham NAYZ


Foto: NAYZ 

Investasimu.com. PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (IDX: NAYZ) adalah perusahaan yang memiliki fokus pada pengembangan produk-produk makanan bayi. Perseroan menggunakan merek Nayz dalam memasarkan produknya dengan jenis produk yang dimiliki oleh Perseroan antara lain Nayz Bubur MPASI, Bubur Nayz Tematik, Bubur Nayz Kaleng, Nayz Cereal, Kaldu Nayz, dan Nayz Puding Susu.  

Data IPO Saham NAYZ

Data jumlah saham yang ditawarkan, harga IPO, dan total perkiraan dana IPO disajikan dalam tabel berikut.

Informasi Keterangan
Jumlah Saham IPO Sebanyak-banyaknya sebesar 510.000.000 lembar saham baru yang merupakan saham biasa atas nama (20% dari modal).
Nilai Nominal Rp10 per saham.
Harga IPO Rp100 sampai dengan Rp120.
Total Hasil IPO Sebanyak-banyaknya sebesar Rp61.200.000.000,00

Bersamaan dengan IPO, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 510.000.000 Waran Seri I, atau setara dengan sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan Penerbitan Waran Seri I. Pada setiap 1 (satu) Saham Baru hasil Penawaran Umum melekat 1 (satu) Waran Seri I (Rasio Waran 1:1) dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel dengan harga pelaksanaan sebesar Rp125,-.

Adapun Penjamin Pelaksana Emisi Efek atas IPO Saham NAYZ ini yaitu Surya Fajar Sekuritas (SF).

Jadwal IPO Saham NAYZ

Jadwal perkiraan IPO Saham NAYZ yaitu sebagai berikut :

Masa Penawaran Awal (Bookbuilding Period) : 2 – 11 Januari 2023 

Perkiraan Tanggal Efektif : 24 Januari 2023 

Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 26 – 31 Januari 2023 

Perkiraan Tanggal Penjatahan : 31 Januari 2023 

Perkiraan Tanggal Distribusi Saham, Waran Seri I dan Refund Secara Elektronik : 1 Februari 2023 

Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I Pada Bursa Efek Indonesia : 2 Februari 2023 

Perkiraan Awal Perdagangan Waran Seri I : 2 Februari 2023

Perkiraan Akhir Perdagangan Waran Seri I

- Pasar Reguler & Negosiasi : 29 Januari 2024

- Pasar Tunai : 31 Januari 2024

Perkiraan Awal Pelaksanaan Waran Seri I : 2 Agustus 2023

Perkiraan Akhir Pelaksanaan Waran Seri I : 1 Februari 2024

Jadwal IPO Saham NAYZ dan IPO perusahaan lainnya dapat Anda akses melalui Kalender IPO.

Susunan Pengurus 

Susunan pengurus Saham NAYZ yang meliputi Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Achmad Machlus Sadat

Komisaris Independen : Drs. Kuswiyoto Ak

Direktur

Direktur Utama : Lutfiel Hakim

Direktur Keuangan : Mohamad Zulkarnain

Direktur Operasional : Ahmad Mukti Almansur 

Sementara itu, susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan sesudah IPO ditunjukkan pada gambar berikut.

Daftar Pemegang Saham NAYZ

Rencana Penggunaan Dana IPO

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk:

  1. Sebesar Rp4.214.750.000 (empat miliar dua ratus empat belas juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah) akan digunakan Perseroan untuk belanja modal berupa pelunasan pembelian tanah yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik. Pembelian tanah dilakukan antara (a) Perseroan selaku pembeli dan (b) Laurie Tarida Malau, Maria Marty Marietta Malau, Gorga Green Gersom Malau, dan Christie Claudia Hasiani Malau selaku segenap ahli waris yang sah dari almarhum Lestari selaku penjual. Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan penjual. Transaksi pelunasan pembelian tanah direncanakan akan dilakukan pada Kuartal I 2023.
  2. Sekitar Rp30.000.000.000,- (tiga puluh miliar Rupiah) akan digunakan Perseroan untuk belanja modal berupa pembangunan pabrik, pembelian mesin dan peralatan pabrik yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seluruh transaksi akan dilakukan dengan pihak ketiga. Transaksi pembangunan pabrik direncanakan akan dilakukan pada Kuartal I 2023, sedangkan untuk pembelian mesin dan peralatan pabrik akan dilakukan pada Kuartal IV 2023; dan
  3. Sisanya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, marketing dan promosi, dan biaya operasional perusahaan.

Sedangkan dana yang diperoleh dari Pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk biaya operasional, pembelian bahan baku, biaya distribusi, marketing dan promosi. 

Laporan Keuangan NAYZ Hingga Oktober 2022

Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan di sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2022. Penjualan neto Perseroan hingga 31 Oktober 2022 tercatat sebesar Rp26,7 miliar, tumbuh jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp20,9 miliar. Namun, secara keseluruhan, Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp481,8 juta, turun jika dibandingkan raihan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat laba sebesar Rp1,8 miliar. EPS Perseroan hingga Oktober 2022 tercatat sebesar Rp0,24. 

Per 31 Oktober 2022, Perseroan tercatat memiliki total aset sebesar Rp28,6 miliar, turun jika dibandingkan total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp29,3 miliar. Total liabilitas Perseroan turun menjadi sebesar Rp5,6 miliar. Dus, ekuitas Perseroan menjadi sebesar Rp22,9 miliar, meningkat jika dibandingkan nilai per 31 Desember 2021 yang tercatat sebesar Rp21,8 miliar.

Kebijakan Dividen NAYZ

Setelah Penawaran Umum Perdana Saham, mulai tahun 2023, manajemen Perseroan berencana untuk membayarkan dividen kas kepada pemegang saham Perseroan dalam jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 50% (lima puluh persen) dari laba bersih Perseroan tahun buku 2022 dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan Perseroan dan tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan anggaran dasar Perseroan.

Sampai dengan saat ini, Perseroan belum pernah membayarkan dividen kepada pemegang saham.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama