Profil Emiten: PT Kimia Farma Tbk. (IDX: KAEF)

Profil Emiten PT Kimia Farma Tbk. (IDX KAEF) investasimu.com

Foto: Kimia Farma      

Investasimu.com. PT Kimia Farma Tbk. (IDX: KAEF) berdiri pada tanggal 16 Agustus 1971 berdasarkan Akta Pendirian No. 18 tanggal 16 Agustus 1971 yang telah diubah dengan Akta Perubahan No. 18 tanggal 11 Oktober 1971 di Jakarta. Kimia Farma adalah perusahaan yang lahir dari kebijakan pemerintah untuk menasionalisasi perusahaan-perusahaan asing di Indonesia dan merupakan perusahaan farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda di tahun 1817. 

Kimia Farma pada awalnya berdiri dengan nama N.V. Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi yaitu N.V. Pharmaceutische Handel Svereneging J. Van Gorkom & Co (Jakarta), N.V. Chemicalien Handel Rathkamp & Co. (Jakarta), N.V. Bandungsche Kinine Fabriek (Bandung) dan N.V. Jodium Onderneming Watoedakon (Mojokerto) menjadi “Perusahaan Negara Farmasi (PNF) Bhinneka Kimia Farma”. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero).

Saat ini, Kimia Farma telah berkembang menjadi perusahaan dengan pelayanan kesehatan terintegrasi di Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Kimia Farma didukung oleh beberapa entitas anak sebagai pilar bisnis Perseroan, yaitu PT Kimia Farma Apotek yang bergerak dalam kegiatan usaha ritel farmasi dan layanan kesehatan, PT Kimia Farma Trading & Distribution yang bergerak dalam kegiatan usaha distribusi dan perdagangan produk kesehatan, PT Sinkona Indonesia Lestari yang bergerak dalam manufaktur dan pemasaran kina dan minyak atsiri beserta turunan produk yang dihasilkan, dan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia yang merupakan joint venture antara Perseroan dengan Sung Wun Pharmacopia Co., Ltd., yang bergerak dalam manufaktur dan pemasaran bahan baku dan bahan aktif farmasi, serta Kimia Farma Dawaa Co., Ltd., yang bergerak dalam kegiatan usaha ritel dan distribusi farmasi di Arab Saudi.

Pada tahun 2019, Perseroan menambah satu entitas anak, yakni PT Phapros Tbk. (IDX: PEHA) yang diakusisi pada tanggal 27 Maret 2019 dengan kepemilikan saham sebesar 56,77% saham. Akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang industri atau manufaktur dan pemasaran produk farmasi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja Perseroan untuk terus tumbuh berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi seluruh para pemangku kepentingan. Terlebih saat ini, Perseroan kian diperhitungkan kiprahnya dalam pengembangan dan pembangunan bangsa, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.

Perseroan telah melakukan ekspansi bisnisnya tidak hanya di tingkat nasional tapi juga sudah memasuki perdagangan di pasar internasional. Produk-produk Kimia Farma yang mencakup sediaan farmasi serta bahan baku obat, telah memasuki pasar di negara India, Malaysia, Maldives, Kenya, Yaman, Hong Kong, Filipina.

Pada tahun 2020, Perseroan melalui proses inbreng yang dilaksanakan Pemerintah Republik Indonesia kepada PT Bio Farma (Persero) yang merupakan pelaksanaan PP Nomor 76 Tahun 2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma (Persero) dan sesuai dengan persetujuan dari Menteri Hukum sehingga Perseroan berubah nama menjadi PT Kimia Farma Tbk

Identitas Umum Perusahaan

NamaPT Kimia Farma Tbk
KodeKAEF
Alamat KantorJalan Veteran No. 9, Jakarta 1011, Indonesia
Alamat Emailipo@kimiafarma.co.id
Situshttps://www.kimiafarma.co.id
Telepon021-38477709
Faks021-3454338, 3454339
NPWP01.001.627.7-051.000
Tanggal IPO04 Jul 2001
Bidang Usaha UtamaIndustri Farmasi
SektorKesehatan
Sub SektorFarmasi dan Riset Kesehatan
IndustriFarmasi
Sub IndustriFarmasi

Data Pemegang Saham (31 Desember 2020)


NoPemegang SahamPersentase
1Pemerintah RI0,01%
2PT Bio Farma (Persero)90,02%
3PT ASABRI (Persero)5,53%
4Publik4,44%

Data Fundamental Perusahaan



Ikhtisar Pergerakan Harga Saham

Konsensus

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama